Kau tahu mengapa menunggu sangat mahal? Karena bayarannya adalah waktu. Adakah yang lebih mahal dari itu?
.
Jika kamu memutuskan untuk menunggu maka jangan sampai salah tunggu. Pastikan dia memang berhak ditunggu. Jika bersikeras tetap menunggu maka kuatkan hati. Sebab mungkin saja dia yang ditunggu ternyata sedang menuju orang lain.
.
Menunggu dalam diam penuh resiko. Sebanding dengan harganya, sesuai dengan bahagianya jika ternyata diam diam dia juga menjadikan kamu sebagai tujuan.
.
Aku tahu kamu lebih suka kalimat barusan dari pada kalimat di atasnya. Tapi aku kabarkan wahai hati, di dunia nyata kalimat yang tak disuka itulah yang paling banyak terjadi. Orang yang hati nanti ternyata sedang menuju hati lain.
.
Sekarang terserah kamu, aku hanya berdoa semoga penantianmu menyenangkan dan terbayarkan. Semoga.
(Diam-diam Patah, Cinta & Kehilangan, hal 21-22)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar