Tuan,
Jangan ragu padaku,
Perasaan ini muncul dalam ketidaksengajaan yang sungguh tidak aku rencanakan.
Tapi dengan sengaja akan aku jaga.
Sampai nanti akan ada perasaan lain yang harus aku jaga pula,
perasaan seseorang yang ditakdirkan membersamaiku.
Dia, bisa jadi dirimu atau mungkin orang lain.
Jika dia kamu, aku tidak bisa membayangkan betapa gembiranya aku. Doa-doaku mewujud dalam harap yang menjadi nyata.
Bagaimana jika dia bukan kamu?
Aku pasti sedih.
Tapi aku akan belajar mencintainya.
Aku kira kau tidak ingin melihatku bersedih, maka bersemangatlah.
Kalau kau mau, aku akan menunggumu.
Jika dan hanya jika kau yang memintanya kepadaku.
Tuan,
jangan marah yaa..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar