Tuan,
Kita memang jauh, bukan lagi hanya berjarak satu dua inchi
Meski begitu, aku senang seperti ini
Sebab ada alasan bagiku untuk menitipkan rindu padamu
Aku memang tak tahu...
Bagimu, bisa jadi aku hanya sekedar kelebat bayang yang terlewat
Yang aku tahu,
aku akan selalu setia menemani langkahmu dalam lirih doaku.
Semoga Tuhan selalu membimbing dan membukakan jalan bagi kebahagiaanmu.
Itu sudah cukup untukku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar