Senin, 21 Juli 2014

Kuliah lapang Geografi FMIPA UI


Apa kegiatan observasi itu berhenti di mata kuliah yang telah disebutkan sebelumnya? Tentu tidak. Kegiatan kami untuk terus belajar melakukan observasi masih tetap berlanjut di semester 4 saat melakukan Kuliah Kerja Lapang I , salah satu mata kuliah wajib di Geografi UI. Kegiatan Observasi tersebut rutin dilakukan di daerah Sukabumi sebagai salah satu laboratorium alam berdasarkan kerjasama Geografi UI dan Kabupaten Sukabumi.

Dhaniswara Wiradharma dan M.Ramdhani Fajri, Observasi di Ci Careuh 
(dok.Asep Saepudin)


Observasi Curug Ci Kaso, sebagai Salah Satu Bagian dari Patahan Cimandiri (dok.Syifa Amirah)


Anjas Biki Lesmana, Observasi di Kawasan Tambang Pasir Besi, Ujung Genteng 
(dok.Naufal Sanca Lovandhika)


Susur Pantai, Pantai Barat Ujung Genteng (dok.Naufal Sanca Lovandhika)


Susur Pantai, Pantai Timur Ujung Genteng (dok.Diky Pradana Putra)


Naaah, untuk mata kuliah wajib Kuliah Kerja Lapang II di semester 5 karena sudah pernah melakukan beberapa kali observasi dan juga telah cukup banyak bekal teori yang dipelajari maka kegiatan observasi dilakukan dalam lingkup kelompok dengan geomer (wilayah penelitian) yang lebih luas sehingga masing-masing mahasiswa harus melakukan observasi secara lebih mandiri, daerah KKL II 2012 terletak di Pekalongan, Jawa Timur.

Saiful Amri, Perjalanan Menuju Lokasi Ground Check (dok.Saiful Amri)

Mencoba mencari jalan alernatif di tengah hujan (dok.Saiful Amri)


Bekal observasi lapang terakhir yang difasilitasi oleh departemen adalah Kuliah Kerja Lapang III yang dilakukan secara individual dengan judul penelitian dan geomer yang berbeda-beda namun tetap berada dalam satu kawasan besar. KKL III 2013 dilakukan di dua wilayah terpisah berdasarkan kepentingan penelitian masing-masing mahasiswa yaitu di Kota Padang dan Kabupaten Solok, Sumatera Barat.


Mewawancarai dan mencari informasi di kantor kepala Nagari X Koto Singkarak
(dok.Hasratul Hasfarila)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar