Apa kegiatan
observasi itu berhenti di mata kuliah yang telah disebutkan sebelumnya? Tentu tidak. Kegiatan kami untuk terus
belajar melakukan observasi masih tetap berlanjut di semester 4 saat melakukan
Kuliah Kerja Lapang I , salah satu mata kuliah wajib di Geografi UI. Kegiatan
Observasi tersebut rutin dilakukan di daerah Sukabumi sebagai salah satu
laboratorium alam berdasarkan kerjasama Geografi UI dan Kabupaten Sukabumi.
Dhaniswara Wiradharma dan M.Ramdhani Fajri, Observasi di Ci
Careuh
(dok.Asep Saepudin)
Observasi Curug Ci
Kaso, sebagai Salah Satu Bagian dari Patahan Cimandiri (dok.Syifa Amirah)
Anjas Biki Lesmana,
Observasi di Kawasan Tambang Pasir Besi, Ujung Genteng
(dok.Naufal Sanca
Lovandhika)
Susur Pantai, Pantai
Barat Ujung Genteng (dok.Naufal Sanca Lovandhika)
Susur Pantai, Pantai
Timur Ujung Genteng (dok.Diky Pradana Putra)
Naaah, untuk mata
kuliah wajib Kuliah Kerja Lapang II di semester 5 karena sudah pernah melakukan
beberapa kali observasi dan juga telah cukup banyak bekal teori yang dipelajari
maka kegiatan observasi dilakukan dalam lingkup kelompok dengan geomer (wilayah
penelitian) yang lebih luas sehingga masing-masing mahasiswa harus melakukan
observasi secara lebih mandiri, daerah KKL II 2012 terletak di Pekalongan, Jawa
Timur.
Saiful Amri, Perjalanan Menuju Lokasi Ground Check (dok.Saiful Amri)
Mencoba mencari jalan alernatif di tengah hujan (dok.Saiful Amri)
Bekal observasi
lapang terakhir yang difasilitasi oleh departemen adalah Kuliah Kerja Lapang
III yang dilakukan secara individual dengan judul penelitian dan geomer yang
berbeda-beda namun tetap berada dalam satu kawasan besar. KKL III 2013
dilakukan di dua wilayah terpisah berdasarkan kepentingan penelitian
masing-masing mahasiswa yaitu di Kota Padang dan Kabupaten Solok, Sumatera
Barat.
Mewawancarai dan mencari informasi di kantor kepala Nagari X Koto Singkarak
(dok.Hasratul Hasfarila)
(dok.Hasratul Hasfarila)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar