Jika kau tidak mau
berbicara, maka biarkan aku yang mengatakan ini padamu.
Aku baru tahu
ternyata kamu juga mengetahuinya.
Sejak kapan kau tahu
tentang perasaanku ini? Aku bahkan tak pernah mengatakannya langsung padamu
atau meminta orang lain yang mengatakannya. Sungguh tidak menyenangkan rasanya
mendengar kau telah mengetahuinya dari orang lain tanpa kusadari.
Memalukan. Dan kau tidak mengatakan apapun kepadaku.
Memalukan. Dan kau tidak mengatakan apapun kepadaku.
Sudahlah.
Tak dapat lagi
kuputar waktu sesuai dengan inginku.
Andai hidup ini
semudah berandai-andai, tidak akan kubiarkan semua cerita terjadi seperti ini.
Cerita yang
menyakiti banyak orang yang aku sayang dalam hidupku, bahkan juga mungkin
menyakiti dirimu dan hatiku sendiri.
Aku tak tau apakah
kau juga merasakan hal yang sama, terlalu takut untuk memastikannya. Asalkan
kau bahagia dan baik-baik saja, itu sudah cukup.
Aku sadar
sepenuhnya, ini memang tidak akan mudah dan malah mungkin tidak akan berakhir
indah. Sayangnya aku telah terlanjur memilih untuk tidak lagi membohongi hatiku
sendiri.
だからあなたが私の絶対に特別人です。
Dari semua yang datang mendekat dan masuk ke dalam kriteriaku, kenapa harus
kamu?
Yang aku tahu, aku
memilihmu bukan karena siapa dirimu tapi karena hatiku yang menunjukmu. Tidak
peduli seperti apa dirimu. Hatiku hanya butuh rasa nyaman dan itu telah
kutemukan dalam bayanganmu.
Sayangnya, aku
bukanlah perempuan yang sepolos itu. Aku belum dapat menemukan keyakinan dalam
hatiku untukmu. Tidak akan kubiarkan hatiku terombang-ambing dalam
ketidakjelasan intepretasi pribadi tanpa kepastian darimu. Bukankah dulu kau
juga pernah menghapus diriku dalam hatimu? bukankah aku hanyalah masa lalu dalam
hidupmu?
Kau membuatku
semakin bingung, pikiranku jadi penuh praduga.
Kau tahu film I'm
number four?
Ada salah satu quote yang sangat kusukai dari penggalan film'a, "every bit
of my heart belongs to you. Whether you ask for it or not."
Karena cinta tdk
mengenal patah hati bukan? Cinta hanyalah bentuk lain dari penerimaan dan
ketulusan.
Lagipula sebuah
kepercayaan Cina kuno mengatakan "An invisible red thread connects those
who are destined to meet, regardless of time, place or circumstance. The thread
may stretch or tangle, but it will never break."
Aku hanya ingin kau
tahu.
Aku tidak dapat
memastikan apapun, apakah kau yang terikat dalam takdirku? atau justru
sahabatmu? Bisa jadi pula orang lain yang belum kutemui.
Karena itulah, aku
lebih memilih untuk menunggu dan berhenti untuk berusaha mengejar langkah
kakimu dalam semua ketidakpastian ini. Terlebih lagi dengan segala hal yang
telah terjadi.
Mulai sekarang, akan kubiarkan semuanya mengalir sesuai dengan irama hingga waktu yang menjawab segalanya.
Mulai sekarang, akan kubiarkan semuanya mengalir sesuai dengan irama hingga waktu yang menjawab segalanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar