Rembulan muncul memburu hatiku.
Kabar itu datang.
Ada seorang gadis
yang sedang terpesona dengan sang bintang.
Mencoba menapak
jejak dari debu-debu gemintang.
sungguh tak tahu apa
yang seharusnya aku rasakan.
Mungkin kacau, tapi
semburat damai itu mengalir lembut perlahan.
Kau tahu mengapa?
Karena langitpun
juga butuh hujan bukan?
Yang akan tetap
turun meski tahu rasanya jatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar