Senin, 21 November 2016

Tentang Berdoa

Jangan salahkan Allah jika Dia menangguhkan penerimaan doamu dan jangan pula kamu jemu untuk berdoa. Sebab sesungguhnya jika kamu tak memperoleh apa yang kamu inginkan, kamu pun tak rugi. Jika Dia tak segera menerima doamu di kehidupan duniawi, maka Dia akan menyisakan bagimu pahala di kehidupan kelak.

Rasulullah saw bersabda:
"Pada hari kebangkitan, hamba-hamba Allah akan mendapati dalam kitab amalnya berbagai amal yang tak dikenalinya. Lalu, dikatakan kepadanya bahwa itu adalah balasan dari doa-doanya di kehidupan dunianya yang belum dikabulkan disana."

Saat dirimu berdoa, kamu juga harus selalu berada dalam dua keadaan, yakni kesadaran untuk selalu berdzikir kepada Allah dan kesadaran untuk mentauhidkan-Nya sepanjang waktu, setiap saat, setiap siang atau malam, sehat atau sakit, suka atau duka. Atau tahan saja doamu sambil menunjukkan keridhaan dan kepasrahan menerima kehendak Allah. Seperti jasad mati dihadapan orang yang memandikannya, atau seperti bayi di tangan perawat, atau seperti bola polo di depan pemain polo yang menggulirkannya dengan tongkat polonya. Dan ketahuilah, takdir pun membolak-balikkan dirimu sekehendak-Nya.

~Syekh Abdul Qadir al-Jailani dalam Kitab Adab As-Suluk wa At-Tawassul Ila Manazil Al Muluk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar