Selasa, 23 Agustus 2016

. . . . . #numpanglewat

Kalau kamu tanya apa aku sudah memaafkanmu atau belum, jawabannya sudah. Hanya saja aku tetap tidak mau melupakan bagaimana kamu melepas aku begitu mudah. Kamu telah membuat aku merasa tidak pantas untuk diperjuangkan, tidak cukup berharga untuk kamu pertahankan.

Aku memaafkanmu tapi menolak untuk melupakanmu, aku harus ingat kamu agar tidak jatuh ke dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya. Entah itu jatuh kembali karena dirimu atau jatuh karena kesalahan yang serupa, meletakkan hati begitu dalam kepada seseorang yang bahkan belum yakin kepada dirinya. Aku pernah menggali lubangku sendiri dan kemudian terperosok jatuh. Kamu harus tahu, keluar dari sana tidak semudah membalikkan telapak tangan. Rasanya sakit. Aku terus menerus terperosok berulang kali. Saat ini setidaknya aku harap aku bisa melangkah dengan lebih hati hati, terimakasih karena membuatku jatuh. Kamu membuatku belajar, bahwa cinta juga perlu dimulai, dipelihara dan (jika perlu) diakhiri dengan bijaksana.

Maghrib di Lenteng Agung, 23 agustus 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar