Aku tidak suka
tatapanmu malam itu.
Aku tidak suka saat
kau bilang "Kalo gue bener-bener ngilang dari idup lo, lo beneran bakal
nyari gue kemanapun gue pergi?"
Astaga kenapa kau
harus menanyakan itu padaku saat kau sudah tahu jawabannya?! Tentu saja iya
*jambak rambut
Aku tidak suka
caramu melihat diriku dari seberang meja.
Jadi kukatakan saja
hal yang aku tahu tidak ingin kau dengar, "Nope. Pada akhirnya kan gue
juga emang ga bisa deket-deket sama lo terus, apalagi pas lo udah punya bini.
Paling gue malah bakal lebih deket sama bini lo. Hahahha"
Aku tidak suka
tatapanmu malam itu. Aku tidak suka arah pembicaraanmu. Tidak suka senyummu. Tidak suka sikap kakumu yang
tiba-tiba saat membicarakan masa depan.
Aku tidak suka
mengingat apa yang dulu pernah kau katakan,"Santai aja, lo ga bakal repot
kebingungan kalo gue naksir sama lo. Gue tipikal cowok yang realistis. Kalo
kemungkinannya positif gue bakal maju, tapi kalo sulit lo jangan bingung pas
gue ngilang gitu aja."
Aku tidak suka
menerima kenyataan bahwa aku melihat binar yang berbeda dalam matamu.
Aku tidak suka
melihat diriku ada disana.
Aku tidak suka
menjadi seorang perempuan. Tidak suka terjebak dalam romantika yang
(mungkin akan) memisahkan kita.
Aku tidak suka
caramu melihat diriku dari seberang meja.
Aku tidak suka
tatapanmu malam itu.
Aku takut.
Tidak tahukah kau
bahwa aku sangat tidak suka jika harus kehilangan dirimu?!
.....
Saat kau ternyata
benar menghilang, kau meninggalkan aku sendirian dalam terkaan yang tak
berkesudahan. Aku takut jika aku mendekat aku hanya akan melukai dirimu untuk
yang kesekian kali. Aku takut jika diam berarti membiarkan dirimu pergi.
Atas nama rasa
sayangku padamu, akan kuberikan jeda agar kau paham betapa aku menghargai ruang
diantara kita.
Atas nama rasa
terimakasihku padamu yang selalu bersedia menerima segala ketidakwarasanku,
telah kuberikan rangkaian salam panjang pada Tuhan, agar Ia selalu menggenggam
lembut hatimu, menjaganya selalu kuat.
Aku benar-benar
benci.
Aku tidak menyalahkanmu untuk segala ketidaksukaanku.
Aku hanya benci.
Aku benci saat aku
tidak bisa melakukan apapun untuk mengubah keadaan.
Aku benci saat aku
tahu kita tidak akan lagi kembali sama seperti lima tahun lalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar