Aku ingin rumah yang
memiliki halaman depan dan halaman belakang, yang dindingnya ada banyak jendela
besar juga plafon-plafon yang tinggi. Jadi akan ada cukup sinar matahari hingga
sore dan akan ada banyak udara di rumah. Plafon yang tinggi akan membuat rumah
kita menjadi teduh di kala terik dan hangat dikala hujan.
Dan juga ada ruang
tengah yang luas, karena aku akan senang sekali kalau kita punya banyak tamu.
Selain itu, kamu juga harus menyediakan ruang bengkel untukku.
Kalau aku bilang
bengkel, berarti itu maksudku adalah ruang baca yang penuh dengan koleksi buku,
tempat dimana kita bisa membaca bersama dan aku juga bisa ngegeratak di sana.
Mengejawantahkan imajinasiku dalam bentuk nyata. Membuat banyak barang-barang
yang aku inginkan dengan leluasa di lantai.
Halamannya?
Halaman depannya
tidak perlu luas, yang penting ada tempat untuk kita membangun teras dan
menanam banyak tanaman-tanaman cantik. Sedangkan di halaman belakang....
Di halaman belakang
aku ingin menanam beberapa jenis pohon buah, jadi setiap musimnya kita bisa
merasakan bagaimana serunya memanen buah-buahan organik. Oia aku juga ingin ada
ruang kecil di halaman belakang kita, sedikit saja ruang untuk aku menanam sendiri
sayur-sayuran dan beberapa bumbu dapur. Tapi tentu saja halaman belakang kita
harus tetap terlihat cantik. Tidak akan aku biarkan terlihat semrawut. Yaaa
selama kamu tidak ngotot untuk memelihara ayam atau kucing saja sii, aku tidak
akan betah merapihkan halaman jika kedua binatang itu ada di sana. Hahahha
Selain itu, ada satu
hal wajib bagiku yang harus ada di rumah kita nanti. Tempat ikan. Entah itu akuarium atau kolam.
Aku suka sekali
dengan ikan didalam kolam, kamu yang baik hati pasti akan bersedia membuatkan
kolam ikan untukku disalah satu sudut tempat kita biasa bercengkrama.
Keinginanku itu akan
membutuhkan banyak biaya. Jadi aku harap kamu disana bekerja dengan giat,
karena aku disini juga berusaha sekuat tenaga untuk belajar menjadi yang
terbaik bagi dirimu. Sejujurnya sii, jika kamu sudah bekerja dengan
saaaaaangaaat amat giat, aku tidak akan ambil pusing dengan bagaimana bentuk
rumah yang kamu berikan. Karena dimanapun kita akan tinggal nanti, aku akan
mengisi rumah kita dengan banyak cinta. Sebab kamu akan selalu ada disana,sebagai kekasihku yang pertama dan terakhir. Sebagai lelaki terbaik yang Tuhan
kirimkan untukku.
Salam sayang,
Kekasihmu yang masih
belum ingin menyibak tabir takdirnya
gambar diambil dari http://www.architecturendesign.net/
*dibuat sebagai
sebuah hukuman karena kekalahan dalam sebuah permainan




Kak Ainii.. Some of your home concept are similar to mine. I really like this writing!! <3 <3 <3
BalasHapusKak, membaca seluruh postinganmu dengan label Langit dan Bumi.. Kenapa hatiku sedih ya :')
BalasHapusberarti mungkin kita memiliki "bahasa" yg sama riska, jd tersampaikan begitu saja :')
Hapustinggi bener standarnya aini :3
BalasHapustolong dibaca dengan benar mas. terutama paragraf terakhirnya. terimakasih :)
Hapus