Rabu, 06 Agustus 2014

Berbincang Tentang Hati

Dalam suatu episode kisah cinta, ada babak dimana salah satu pemain merasa telah melakukan banyak hal untuk sang pujaan hatinya. Ia telah mengeluarkan uang untuk mentraktirnya makan dan memberi hadiah. Ia telah meluangkan banyak waktunya untuk mendengarkan curhatan dan memperhatikannya, bahkan juga membantunya mengerjakan tugas. Ia selalu ada, tak pernah absen untuk selalu berada disisinya. Tapi mengapa ia tidak mendapatkan hati yang ia inginkan? Ia telah cukup lama memperjuangkannya dan memendam setumpuk harapan.
Kenapa bukan ia? Kenapa harus orang lain?

Lalu yang ada dalam adegan selanjutnya hanyalah depresi, kemarahan dan kekecewaan. Sayangnya pemain keras kepala ini tetap tidak mau tahu. Ia tetap mendekati pujaan hatinya, berharap suatu saat keadaan akan berubah.

Ketika seseorang jatuh cinta, manusiawi jika ia melakukan banyak hal untuk pujaan hatinya, menyerahkan segalanya. Atau setidaknya merasa seperti itu. Persoalannya yang kemudian timbul, apakah pujaan hatinya juga merasakan hal yang sama? Bisa jadi tidak.

Bisa jadi apa yang telah dilakukan tidak berarti apa-apa untuknya, bahkan justru mengganggunya. Seperti tulah orang-orang yang jatuh cinta. Orang-orang yang menggantungkan harapan terhadap dirinya, terhadap tindakannya. Kemudian berharap hukum sebab-akibat yang ia yakini akan terjadi dan keinginannya terwujud.

Ketika yang terjadi ada diluar kehendaknya, hatinya yang rapuh akan hancur dan berbalik menyalahkan semua. Entah itu keadaan, orang lain, atau pujaan hatinya sendiri.

Manusia itu makhluk yang rumit, terlebih jika bicara tentang hatinya. Akupun juga tidak tahu apa-apa. Tapi aku rasa aku tahu siapa yang tahu, kita bisa bertanya padaNya.
Sebab, Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Bahkan apa yang ada di dalam hati manusia sekalipun. Dan Dia Maha Bijaksana, jadi jika nanti hati kita yang rapuh harus terluka, ia tidak perlu pecah, kebijaksanaanNya akan melindungi hati kita.

Kita bisa bicara dan bertanya kapanpun padaNya jika kita mau.
Pada Dia, yang menciptakan manusia dan alam semesta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar