Ayahku memang bukan
seorang raja yang mampu memberikan segalanya,
tapi ia memberikan
segalanya dengan sepenuh hatinya.
Ayahku juga bukan seorang ksatria yang mengayunkan pedang dan mengorbankan darahnya,
tapi ia melindungi
dan menjaga kami dengan segenap kasih sayangnya.
Iya, dia ayahku.
Yang rela bangun
pagi-pagi buta hanya untuk mengantarkan anaknya, atau tetap terjaga hingga
lewat tengah malam menunggu anaknya pulang,
selalu memastikan kami baik-baik
saja.
Ayahku tentu saja
bukan seseorang yang sempurna,
Tapi mencintai
keluarganya dengan sempurna.
Dan dia, ayahku.
Seseorang yang tidak
akan pernah tergantikan bagiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar