Jumat, 01 Agustus 2014

Dia, Ayahku

Ayahku memang bukan seorang raja yang mampu memberikan segalanya,
tapi ia memberikan segalanya dengan sepenuh hatinya.

Ayahku juga bukan seorang ksatria yang mengayunkan pedang dan mengorbankan darahnya,
tapi ia melindungi dan menjaga kami dengan segenap kasih sayangnya.

Iya, dia ayahku.
Yang rela bangun pagi-pagi buta hanya untuk mengantarkan anaknya, atau tetap terjaga hingga lewat tengah malam menunggu anaknya pulang, 
selalu memastikan kami baik-baik saja.

Ayahku tentu saja bukan seseorang yang sempurna,
Tapi mencintai keluarganya dengan sempurna.

Dan dia, ayahku.
Seseorang yang tidak akan pernah tergantikan bagiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar