Jumat, 14 Februari 2014

Pengenalan Observasi Lapang di Geografi FMIPA UI


          Di geografi, bukan hanya sekedar teori dan metode-metode analisis yang kami pelajari. Sejak semester tiga kami sudah mulai dikenali dengan apa yang namanya "observasi lapang". Salah satu matakuliah yang memperkenalkan bagaimana cara melakukan observasi lapang secara sederhana adalah mata kuliah Biogeografi fisik. Di tahun itu, kami melakukan pengenalan observasi lapang di Pulau Rambut, sebuah pulau konservasi yang berada dalam jajaran kepulauan seribu. 

 Observasi  di Hutan Konservasi Pulau Rambut (dok.Mochammad Mahdi)

 Abiram Benhard, Observasi Pulau Rambut dari Atas Menara Pengawas 
(dok.Dibba Reymita)

Observasi daerah pasang surut air laut, Okky Miftachuddin (merah) dan Fachmi Zain (krem) (dok.Dibba Reymita)

 Observasi Hutan Mangrove di Pulau Rambut (dok.Dibba Reymita)

Observasi bibit mangrove sejati di tepian pantai timur pulau rambut
(dok.Dibba Reymita)

 Susur Pantai Pulau Rambut (dok.Dibba Reymita)

          Tidak hanya satu mata kuliah yang mengenalkan kami dengan observasi lapang, mata kuliah lain juga melakukan praktikum lapang untuk lebih mengaplikasikan teori-teori yang selama satu semester kami dapat di kelas. Mata kuliah lain yang memerlukan observasi secara langsung adalah oceanografi. Tempat praktikum lapang yang kami tuju adalah pantai di sebelah selatan Pulau Jawa, deretan pantai-pantai di daerah Banten Selatan. 

Pengukuran Temperatur Air Pantai Bageudur

Pengamatan Biota Pantai Bageudur

Heru Purwanto, Mencoba Melakukan Pengamatan Biota dari Dekat

Susur Muara Binuangeun

Adelina Chandra, Pengambilan Gambar Contoh Biota Pantai

Susur Pantai Pasir Putih

Observasi di Tengah Gerimis, Pantai Pasir Putih



Tidak ada komentar:

Posting Komentar