Minggu, 09 Juni 2013

Sekedar Pilihan..


“Hidup itu adalah pilihan.”
Semua pilihan (apapun itu) akan membawamu pada konsekuensinya masing-masing.
Terlepas dari perasaanmu sendiri, suka tidak suka,,hadapilah pilihanmu.
Ketika kau berpikir untuk menjadi seorang raja,
bukan sebuah keputusan bijak jika kau menjalankan hidupmu hanya dengan menunggu hingga kau di layani.
Dan ketika kau berpikir untuk menggapai bintang,
bagaimana mungkin pula kau akan berhasil menggapainya jika kau hanya menatapnya setiap malam dari balik jeruji jendelamu?
“semua orang bijak percaya bahwa yang terjadi di dunia ini tak pernah terlepas dari hukum sebab-akibat”
Begitupun dengan jalan hidupmu.
“Saat kau telah menetapkan jalan hidupmu, maka saat itulah ujian sesungguhnya bagi karakter dan kompetensimu. “ –Stephen Covey-

Kau boleh menentukan sendiri semua pilihanmu,.
Kau boleh menentukan bagaimana dirimu menjalankan hidupmu.
Kau boleh menentukan apapun tujuan hidupmu.
Itu semua mutlak hak prerogativmu, tidak ada seorangpun yang dapat mengganggu-gugat keputusanmu.
Akan tetapi,,,,,
Perlahan, cobalah buka mata dan telingamu.
Apakah kau dengar rintih tangis dari negeri yang katanya kau cintai?
Apakah hatimu mendengarnya?
Lalu bagaimana? apa yang kau lakukan? Akankah kau hanya terdiam hingga arus yang besar datang menghanyutkanmu? Ataukah kau akan terus memalingkan mukamu hingga negerimu terlalu letih untuk sekedar kembali berharap?
BERGERAKLAH!!!
“Oleh karena itu, sejak dulu hingga sekarang, pemuda merupakan pilar kebangkitan. Dalam setiap kebangkitan pemuda adalah rahasia kekuatannya. Dalam setiap fikhrah, pemuda adalah pengibar panji-panjinya” –Hasan Albanna-

Jika kau adalah pemuda yang merindukan kejayaan agamamu.
Jika kau adalah pemuda yang mencintai negerimu.
Jika kau adalah pemuda yang mencemaskan situasi saat ini.
Jika memang benar itulah dirimu, Tetapkanlah pilihanmu sekarang.
“Orang besar lahir karena beban perjuangan, bukan menghindar dari pertempuran!”

Kau harus mengerti, aku tidak memaksamu untuk memilih sebuah jalan hidup yang sulit.
Sungguh!!
Aku hanya ingin kau bersedia untuk berkontribusi dalam pembentukan sebuah MASA DEPAN BARU YANG JAUH LEBIH BAIK,
Karena aku telah terlampau bosan dengan segala keterpurukan yang terjadi di negeri ini. Ada yang harus kulakukan,,
begitu pula denganmu..
Aku, dia, mereka, dan orang-orang yang tak pernah kau kenal…telah lama menunggumu.
Kami membutuhkanmu.
“Kita semua seperti malaikat-malaikat bersayap satu. Hanya jika kita saling bantu maka kita mampu terbang” –Luciano delrescenzo-

Hanya saja,
Sebelum memutuskan untuk memulainya, ada satu hal yang perlu kau ketahui (meskipun banyak darimu yang telah dengan jelas mengetahuinya.)…
tanyakan pada hatimu, Siapkah dirimu untuk semua ini?
Perjuangan bukanlah sebuah perkara yang mudah. Akan ada banyak aral yang melintang, Akan penuh dengan pengorbanan dan air mata,
Memilih untuk menjadi seorang pejuang sungguh merupakan sebuah pilihan dengan konsekuensi yang mungkin tidak pernah kau bayangkan.

Ingatlah ketika kau tersandung, jatuh, dan terperosok jauh ke dalam.
KAU HARUS TETAP BERTAHAN.
Karena aku tahu KAU SANGGUP MELAKUKANNYA!!
“Hidup ini adalah petualangan yang berani atau sama sekali tanpa arti”
–Hellen Keller-

Kita semua tahu, jalan ini memang bukanlah jalan yang mudah. Tidak semua orang sanggup bertahan disini. Oleh karena itu, BERSYUKURLAH.
Jika kau menganggap ini layaknya sebuah pertempuran,,Siapapun kau, terserah dirimu,,,
apakah kau seorang jenderal,
Seorang komandan,
Seorang letnan,
Seorang prajurit,
Seorang pembuat siasat,
Seorang pelatih batalyon,
Seorang informan, 
Seorang mata-mata,
Seseorang yang berada di bagian medis,
Seorang juru tulis,
Seorang juru masak
atau bahkan sekedar seorang kurir sekalipun..
Kau tak perlu risau dengan apa yang kau kerjakan, semua punya kapabilitas dan kepentingan masing-masing. Tidak ada pekerjaan yang lebih baik dibandingkan yang lainnya, semua pekerjaan adalah sama. Karena sama-sama dibutuhkan.
Apapun jabatanmu, dimanapun posisimu, Berbahagialah atas dirimu yang telah menentukan pilihanmu disini. “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka……” (Qs. 09;111)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar