Tidak ada lagi yang menemaniku menggila saat tidak bisa tertidur di penghujung hari..
Tidak ada lagi yang seperti caramu, yang membuatku tertawa dan berpikir sedemikian rupa..
Tidak ada lagi yang dengan sabar membangunkanku sahur atau sekedar bertegur sapa bersama Tuhan di sepertiga malam..
Ketika aku membuka mata dan tidak melihat notifikasi darimu di telepon genggam, aku akan sadar bahwa beginilah kenyataannya. Rindu hanyalah imaji yang tercipta dalam bayang-bayang ego sosial manusia. Terus berjalan dan menghadapi kenyataan tetaplah yang terpenting.
Kamu yakin sekali kalau aku akan rindu. Kamu benar, baru dua minggu dan aku sudah rindu. Bagaimana ini?
Kalau kita tidak terikat dalam satu tarakat dibawah pohon yang serupa, sudah kupastikan aku telah lama jatuh cinta padamu. Sejak awal kita bertemu.
Kepada kamu yang sedang berekspedisi menguji adrenalin. Jangan bilang perasaan akan mengubah keadaan kita. Aku mohon.
Kamu tau kan, untuk saat ini aku pikir aku hanya punya kamu, seseorang yang selalu bersedia mendengarkan semua kegilaanku, kapanpun itu.
Jadi jangan pergi ya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar