Aku tak pandai
mengatakan apa yang aku rasakan.
Saat aku sudah
terlalu banyak bicara, terlalu banyak tertawa, aku mohon hentikanlah aku. Sebab
itu artinya hatiku telah kosong, sedang kepalaku telah terlampau penuh. Aku ingin berteriak tolong, tapi tak mampu. Bateraiku sekarat, aku butuh sepi.
Tinggalkan saja aku.
Tidak, jangan. Tetaplah menemaniku dalam diam, tapi jangan biarkan suasananya
menjadi canggung. Kau bisa?
~Aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar