Kita butuh menunggu,
untuk sekedar menghirup aroma baru..
butuh keluar dari rutinitas,
menjelajah dan menulis cerita pada lembaran kertas..
butuh sejenak berhenti,
diam dan mengamati lewat mata hati..
Kita butuh . . . .
ah sungguh arogan ya diriku ini, kenapa harus kubilang kita?
Mungkin memang hanya aku yang butuh.
Mungkin aku yang butuh kamu,
agar bisa kutarik garis pemisah diantara jarak
dan membentuknya menjadi satu untaian aksara,
"kita"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar