Sabtu, 20 Juni 2015

Menjadi Seorang Perempuan: Legowo

Raka-ku pernah bicara pada rayi-nya, aku. Ia memintaku untuk belajar jd perempuan yang legowo. Katanya aku harus belajar bahwa sabar itu tanpa batas, aku juga harus belajar untuk selalu bersyukur tanpa ada tapi, dan ruang hatiku harus selalu penuh cinta tanpa harap..

Aku pikir itu sulit. Aku bukanlah perempuan sesempurna itu.
Raka bilang aku bisa, aku hanya harus percaya dan berusaha untuk selalu belajar.

"Seperti perempuan jawa ya?" tanyaku kemudian.

"Bukan." jawabnya

"Lalu?"

"Kamu harus lebih realistis, memiliki hati barbie dan logika newton..hahaha"

Keningku mulai berkerut, sulit memang untuk langsung menelan mentah-mentah bahasanya.

"Legowo bukan berarti menyakiti dirimu sendiri, membiarkan orang lain berlaku sesukanya terhadapmu. Ada saatnya kamu harus tega dan menjadi keras. Kamu juga berhak bahagia. Camkan baik-baik"

Raka menatapku dengan tajam, menunggu sampai aku mengangguk dan berjanji. Lalu kemudian ia kembali tertawa, "Kamu harus ingat, apapun yang terjadi gue akan selalu siap untukmu."

"Iya raka.." kuhela nafas panjang dan pelan kembali melanjutkan, "Aku tahu."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar