Kamis, 08 Mei 2014

Bisakah kita seperti hedgehog?

Malam ini aku ingin  bercerita tentang hedgehog. Landak mini yang sekarang sedang booming sebagai hewan peliharaan.  Ada sebuah kisah yang menarik tentang hedgehog, cerita yang sudah sering mucul di media sosial. Tapi kali ini aku ingin menceritakannya dalam sudut pandang kita, mungkin lebih tepat jika kukatakan sudut pandangku dalam memandang kita.

Hari itu, adalah musim salju yang paling ekstrim di Kanada. Banyak binatang yang mati akibat rasa dingin yang teramat sangat. Di suatu daerah, tinggal sekelompok hedgehog. Mereka memutuskan untuk tinggal secara berkelompok di dalam sebuah gua. Agar tetap hangat mereka mendekatkan diri satu sama lain. Namun ketika mulai berdekatan, duri-duri mereka melukai teman-teman terdekat mereka.
Setelah beberapa saat, mereka pun memutuskan untuk menjaga jarak satu sama lainnya. Akibatnya, mereka mulai merasakan dingin yang membeku, dan akhirnya terancam mati.
Jadi mereka harus memutuskan untuk menerima duri-duri temannya, atau mati!
Secara bijaksana, mereka memutuskan kembali bersatu. Mereka pun belajar untuk hidup dengan luka-luka kecil akibat jarak yang sangat dekat dengan sahabat-sahabatnya supaya dapat merasakan kehangatan. Cara inilah yang membuat mereka akhirnya selamat dan bisa bertahan hidup.

Aku jadi teringat tentang kamu dan aku. Tapi jangan salah paham dulu looh..
Aku tak bermaksud mengatakan bahwa aku ingin memaksakan untuk menjadi dekat denganmu dan menyakiti orang lain atau bahkan dirimu juga. Bukan itu maksudku.
Maksudku adalah tentang rasa dingin itu. Rasa dingin di hatiku yang mulai tak bisa lagi aku hiraukan. Dan yang bisa kulakukan untuk menghangatkannya hanyalah bicara denganmu. Memastikan semuanya.
Memang tidak akan mudah bagiku tentu saja. Pasti akan ada luka-luka kecil yang akan aku rasakan.
Sayangnya aku harus memilih, belajar untuk menerima luka tersebut atau membiarkan rasa dingin menguasai hatiku kembali.

Bagaimana denganmu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar